El’s Coffee, Mencintai Kopi Asal Negeri Sendiri

Semerbak aroma robusta menyeruak begitu saya memasuki kedai itu. Sepotong relief peta Indonesia terpasang di dinding. Tepat di bawahnya, berjajar toples-toples kaca berisi biji-biji kopi pilihan dari penjuru nusantara. Di belakang meja bar, seorang barista dengan terampil menyiapkan secangkir espresso pesanan pelanggan. Suara mesin roasting yang baru saja dinyalakan semakin memanjakan indera untuk menyimak lebih dalam kisah tentang kopi di sana.

lpg08

“Kakek saya dulunya adalah pengepul kopi di Talang Padang, sebuah daerah di Lampung Selatan. Lalu, usaha itu dilanjutkan oleh ayah saya. Saat masih berusia 14 tahun, ayah sudah mulai berdagang kopi. Dia membawa uang tunai di dalam tasnya. Dengan mengendarai motor trail, dia keluar masuk desa mengumpulkan biji kopi dari penduduk lantas dijualnya ke kota”, ujar Tia Riswan memulai kisahnya. El’s Coffee merupakan cerita perjuangan lintas generasi dalam menjalankan bisnis kopi.

Berawal dari seorang pengepul kopi di desa, sang ayah kemudian mengadu nasib ke Bandarlampung dan menjalin kerjasama dengan pengusaha bermodal besar yang memiliki gudang dan jaringan bisnis kopi. Perlahan tapi pasti, dengan keuletan dan ketekunannya, sang ayah bisa mengembangkan usahanya dan menjadi eksportir kopi yang memiliki izin sendiri.

Bersama sang kakak yang bernama Elkana Riswan, Tia ingin memberikan nilai tambah dalam bisnis keluarga yang sudah dijalankan sejak tahun 1940 itu. Mereka berupaya mencari cara dalam menyajikan kopi hingga sampai di konsumen, bukan lagi model business to business seperti yang dijalankan sang kakek dan sang ayah. Selama ini banyak perusahaan dari luar negeri yang membeli kopi dari Indonesia, mengolahnya di luar negeri, lalu dijual kembali ke Indonesia dengan harga berlipat.

“Nama El’s Coffee ini sendiri diambil dari nama Elkana”, lanjut Tia. Beberapa saat setelah menyelesaikan studi pemasaran di Australia, Elkana kembali ke Indonesia untuk meneruskan bisnis sang ayah. Elkana sering bertanya pada diri sendiri. Kopi dari Indonesia dikenal bercita rasa nikmat dan sudah diakui dunia. Kopi Indonesia dikenal akan aroma rempahnya, rasanya yang eksotis, dan tingkat keasaman yang rendah. Sebagian besar kopi asal Indonesia adalah arabika yang ditanam di lahan dataran tinggi. Semua itu membuat kopi Indonesia dicari oleh konsumen dunia. Namun, mengapa justru bukan orang Indonesia yang menuai dan menikmati hasil dari produk itu. Alangkah lebih baik kalau kopi Indonesia dapat diolah oleh orang-orang Indonesia sehingga konsumen dalam negeri bisa lebih mencintai produksi negeri sendiri.

Kakak-beradik ini lantas mewujudkan gagasannya di Lampung, salah satu daerah penghasil kopi di Indonesia. Elkana memulainya dengan mencari berbagai jenis biji kopi. Bahan baku tersebut di-roasting sedikit demi sedikit dari satu atau dua kilogram saja tiap jenisnya untuk menemukan racikan yang pas. Setelah merasa siap, mereka memberanikan diri membuka kedai El’s Coffe pada tahun 2013 yang lalu. Di kedai ini, seluruh proses pengolahan dilakukan sendiri, dimulai dari proses sortasi biji kopi. Dalam proses roasting, mereka memperhatikan karakter tiap-tiap jenis biji kopi, ketinggian lahan di mana kopi itu ditanam, tingkat kematangan buah, dan kebersihan biji setelah dicuci. Metode penyimpanan biji kopi menjadi perhatian tersendiri. Biji kopi yang telah di-roasting akan kehilangan aroma jika disimpan terlalu lama. Oleh karena itu, El’s Coffee melakukan proses roasting secara harian untuk menjaga kualitas kopi yang mereka jual.

Proses roasting biji kopi

Proses roasting biji kopi

Selain menyediakan kopi dalam bentuk minuman, El’s Coffee juga menawarkan berbagai jenis biji kopi yang sudah diolah. Biji-biji segar itu dimasukkan dalam toples kaca. Saat ada pelanggan yang ingin membeli kopi, mereka tinggal memilih jenis kopi yang diinginkan. Lalu biji kopi tersebut ditimbang dan digiling sesuai selera, apakah ingin digiling kasar atau halus. Dengan cara ini, kopi akan selalu dalam keadaan segar saat disajikan di rumah. “Kami punya persediaan biji kopi dari seluruh penjuru nusantara, seperti Aceh Gayo, Takengon Longberry, Mandailing, Luwak, Lampung, Lanang Peaberry, Pengalengan, Java Mocha, Gunung Ijen, Kintamani, Flores Bajawa, Toraja, hingga Wamena”, tutur Tia berpromosi.

El’s Coffee berupaya mengenalkan bahwa ada begitu banyak jenis kopi asli Indonesia yang berkualitas bagus. Menurut penelusuran Elkana, banyak kedai kopi di Bandarlampung atau kota-kota lain di Indonesia yang justru menggunakan biji kopi impor dari negara lain. Salah satu tujuan Elkana dan Tia mendirikan El’s Coffee memang untuk memperkenalkan bahwa kopi-kopi Indonesia itu nikmat dan tidak kalah dibandingkan kopi dari negara lain. Mereka mencoba menjalin kerja sama dengan kedai-kedai kopi lain dengan menyuplai biji-biji kopi produksi dalam negeri alih-alih menggunakan biji kopi impor.

Berbagai jenis biji kopi dari penjuru nusantara

Berbagai jenis biji kopi dari penjuru nusantara

Bagi konsumen yang ingin mencicipi kopi langsung di kedainya, Els’s Coffee memiliki produk andalan berupa coffee blend. Mereka memadukan kopi robusta dengan kopi arabika untuk menghasilkan cita rasa dan keasaman yang seimbang. Menurut Tia, tren penyuka kopi saat ini lebih banyak mencari kopi arabika yang memang dikenal memiliki aroma dan cita rasa yang lebih nikmat serta kandungan kafein yang lebih rendah . Namun, El’s Coffee ingin memperkenalkan bahwa kopi Lampung yang merupakan kopi robusta juga memiliki keunggulan. “Ibaratnya, kalau kopi itu 100% arabika, memang keharumannya didapat, citarasanya juga. Namun ada yang kurang, yaitu body-nya kurang nendang. Saat diminum kopinya terlalu encer”, jelas Tia. Dengan coffee blend, konsumen bisa mendapatkan semuanya, dari keasaman, aroma, cita rasa, hingga body kopi yang kuat ala kopi Sumatera.

Menikmati secangkir kopi khas nusantara di daerah asalnya adalah sesuatu yang menarik untuk dicoba. Bukan hanya soal cita rasa, tetapi juga pengalaman dan cerita yang ada di dalamnya.

(Tabik)

Ruang bagi penikmat kopi

Ruang bagi penikmat kopi

Tia Riswan, bersama sang kakak dia mengembangkan kedai El's Coffee

Tia Riswan, bersama sang kakak dia mengembangkan kedai El’s Coffee

EL’S COFFEE HOUSE
Jl. MS Batubara No.134A
Bandar Lampung, Provinsi Lampung
Kontak: 08983940555

Tulisan ini merupakan bagian dari promosi pariwisata Pesona Indonesia. Seluruh rangkaian perjalanan diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

1 Comment

  1. Yes, big thanks utk ide barunya sis. bermanfaat sekali
    untuk ane yang melanjutkan berbisnis kopi, mohon doanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *